b.jpg

11/12/2017 0

Dewasa ini, wisata hutan pinus mulai menjadi salah satu pilihan wisata alam terpupuler. Berada di tengah-tengah deretan pohon pinus ini membuat para pengnujungnya berkomentar “ Wah, serasa di Eropa ya”.

Ada yang mengunjunginya hanya sekeder hunting photo, atau sekedar jalan-jalan menikmati udara sejuk di tengah iklim tropis khas Indonesia, bermain hammock bahkan hingga mendirikan tenda di tengan hutan pinus untuk bermalam.

Nah bagi Anda yang ingin berwisata ke hutan pinus, pastikan untuk terlebih dahulu mengtahui dan memilih lokasi paling keren ya. Dimana saja sih adanya? Yuk sama-sama simak 3 wisata hutan pinus terkeren di Indonesia berikut ini.

 

1. Hutan Pinus Ciater Subang

Selain terkenal dengan wisata air panasnya, Subang juga memiliki potensi wisata berupa perkebunan teh dan juga bukit pinus yang asri. Bukit pinus ini terletak di area wisata Sari Ater Subang, tepatnya berada di kawasan Ciater Spring Valley.

2. Hutan Pinus Gunung Pancar

 

3. Hutan Pinus Cikole Lembang

Tempat wisata ini lokasinya bearada di jalur Tempat Wisata di Lembang yang sangat terkenal, Tempatnya persis berada dipinggir jalan raya yang menghubungkan kota Bandung dan Kabupaten Subang, sangat strategis dan lokasinya sering menjadi tempat favorit sejumlah pengendaran bermotor untuk berhenti istirahat melepas lelah perjalanan.

Nah bagi kalian yang penasaran dengan wisata hutan pinus diatas, bisa langsung mencobanya dengan menghubungi operator tempat wisata hutan pinus tersebut.

 

 

 


GOWES-DAGOAN-BAPPENAS-1-1.jpg

11/12/2017 0

Komunitas sepeda Dahana Gowes Babarengan (Dagoan) bersama komunitas Sepeda BAPPENAS Cycling Club (BCC) melakukan gowes bareng pada Sabtu, 11 Oktober 2014 di perkebunan Teh milik PTPN VIII Ciater Subang.

Para pencinta olahraga bersepeda ini memulai gowes tepat di depan pabrik teh lalu melakukan perjalanan dengan jalur menurun memasuki perkebunan the milik PTPN VIII.

Dengan kontur jalan tanah yang berdebu, bebatuan dan berlubang serta jalan yang sempit menambah tantangan para ‘goweser’. Kiri dan kanan serta seluas mata memandang hanya terlihat perbukitan dan pohon teh yang menambah seru dan asyiknya perjalanan.

“Perjalanannya seru nih, treknya lumayan menantang,” komentar salah satu peserta gowes.

Gowes bareng ini menempuh perjalanan kurang lebih 13 kilometer dengan finish di kawasan Ciater Highland Resort.

Farid Miftah, kordinator panitia gowes menerangkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas ajakan komunitas sepeda Bappenas untuk bersepeda di kebun teh. Rencana ini sempat beberapa kali tertunda karena kepadatan acara masing-masing.

“Mereka sudah lama mengajak kita bersepeda di kebun teh, dan baru terlaksana sekarang. Mereka itu para pencita sepeda yang suka dengan track downhill,” terang Farid kepada Dfile.

Hadir pula di tengah para pesepeda, Direktur Kehutanan Bappenas Basah Hernowo yang ikut serta gowes sampai di garis finish.

Kegiatan gowes bareng ini sebelumnya pernah dilaksanakan pada 10 Mei 2014 yang dihadiri oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida S. Alisjahbana. Acara tersebut juga berbarengan dengan peletakan batu pertama pembangunan Pabrik NAC/SAC yang berada di Kawasan Energetic Material Center Subang. (SYA)

Sumber : SYA (bumn.go.id)


kertajati.jpg

11/12/2017 0

Akses pembangunan jalan non-tol menunju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka segera dibangun pada akhir tahun ini atau Desember 2017.

“Pembebasan lahan yang mengambil jalur lurus di atas lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sudah hampir rampung,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik di Bandung, Senin (20/11).

Ia mengatakan, pengerjaan fisik akses bukan tol yang menjadi penghubung menuju bandara internasional tersebut diperkirakan dimulai pada Desember 2017. Lahan yang sempat dihuni warga sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar sekitar 60 meter atau seluas 40 hektare sudah hampir diselesaikan pembebasannya dan lahan ini berada di atas lahan sebanyak 218 bidang.

“Iya (Diperkirakan Desember 2017 pembangunannya). Pembebasan lahannya tinggal sedikit lagi,” kata Dedi.

Dia mengatakan, kebutuhan anggaran non-tol sekitar Rp77 miliar yang diserap dari APBD Pemprov Jabar saat ini tengah dilakukan tahap lelang dan lelang dilakukan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Prosesnya sekarang lagi dilakukan tender (lelang) oleh pemerintah pusat,” ujar Dedi.

Sementara itu, Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra menyatakan serupa dan akses non-tol yang menjadi infrastruktur utama di Kecamatan Kertajati, menuju jalur bandara sudah siap dikerjakan secara fisik mengingat pembebasan lahan yang sudah hampir selesai dan konstruksi nantinya akan dikerjakan pemerintah pusat langsung.

“Jalan akses non-tol sudah dan dianggarkan sekitar Rp 77 miliar. Konstruksi dilakukan pemerintah pusat. Desember ini sudah ada pembayaran juga,” ucap Virda.

Sementara untuk akses tol yang terhubung langsung dengan Cipali diperkirakan baru dilakukan pada 2018 mendatang dan alokasinya disiapkan Pemprov Jabar sebanyak Rp 120 miliar.Bandara Kertajati yang progres pembangun fisiknya sudah mencapai 67 persen dengan target soft launching April 2018, diyakini Virda bisa rampung secara bersamaan dengan infrastruktur lainnya seperti akses non-tol.

Terkait cuaca yang saat ini kerap diguyur hujan, menurutnya itu sudah masuk dalam perhitungan agar akses ini bisa rampung sesuai target. “Empat bulan keburu. Ini sudah ada hitungannya di luar masalah cuaca. Jadi sudah ada. Jadi Desember rencananya begitu (pembangunan fisik),” kata Virda.

Progres bandara yang sejauh ini dikerjakan dalam tiga paket untuk sisi darat memang masih dalam koridor waktu yang ditetapkan dan sampai 5 November lalu pembangunan infrastruktur oleh PT Adhi Karya Tbk sudah mendekati sempurna atau 98,7 persen.

Sumber :  Nidia Zuraya (republika.co.id)